Contoh Essay
Pengaruh Guru Dalam Pembentukan Nilai Pendidikan
Efektivitas
pembelajaran akan dapat diwujudkan oleh seorang guru apabila guru tersebut
dapat memerankan perannya di dalam kelas dengan baik dan maksimal. Adapun peran
penting seorang guru di dalam kelas adalah sebagai pendidik, pengajar, dan
pelatih. Hal ini sesuai dengan tugas guru itu sendiri yaitu mendidik dalam arti
meneruskan dan mengembangkan nilai-nilai hidup (afektif), mengajar dalam arti
meneruskan dan mengembangkan ilmu pengetahuan (kognitif), dan melatih dalam
arti mengembangkan keterampilan para siswa (psikomotorik). (Sukadi, 2006:17).
Dalam
mengembangkan tugas-tugas tersebut, setiap guru perlu melakukan berbagai upaya
untuk mewujudkan efektivitas pembelajaran. Adapun penulis berpandangan bahwa
efektivitas pembelajaran adalah suatu kondisi dimana siswa dapat mengeluarkan
segala potensinya dalam mengikuti kegiatan pembelajaran.
Pada hakikatnya seorang guru adalah seorang
teladan untuk murid-muridnya. Semua guru pasti ingin menghasilkan bibit yang
baik karena guru adalah cerminan dari apa yang telah di hasilkan olehnya. Tapi
tidak sedikit yang terjebak dalam teka teki profesi ini, banyak juga guru yang
menjerumuskan muridnya sendiri untuk melakukan sesuatu di luar batas kewajaran.
Padahal guru itu bukanlah orang yang biasa,
guru merupakan pendidik, guru merupakan pengajar, pembimbing, pelatih,
penasihat, innovator, peneliti, pendorong kreativitas, emancipator, pembawa
cerita dan pembangkitan pandangan, E. Mulyasa (2008:35).
Dalam masalah ini tentunya kita melihat dari
“bagaimana cara seorang guru dalam pembelajaran yang di rancang dalam proses
belajar siswa.” Keberhasilan proses pembelajaran tidak terlepas dari kemampuan
guru mengembangkan model-model pembelajaran yang berorientasi pada peningkatan
intensitas keterlibatan siswa secara evektif di dalam proses pembelajaran.
Jadi
kesimpulannya adalah seorang guru harus mampu membuat hal-hal yang menarik
dalam suatu pembelajaran untuk murid-muridnya agar menarik perhatian mereka
sehingga mereka akan merasa lebih nyaman dan menyenangkan.
Dan jika seorang guru telah berhasil melakukannya maka siswa
akan meraih prestasi yang diharapakan.Dengan itu artinya seorang guru telah
berhasil menjadi pengajar dan pembimbing yang baik dan bertanggung jawab.
Tetapi sangat di sayangkan, pada saat ini
banyak guru yang melencengkan aturan sehingga mereka menjadi seorang “penjahat”
demi sebuah jabatan dan popularitas yang sangat tidak pantas untuk di jadikan
panutan. Seperti yang telah saya ketahui, banyak kejadian memalukan di Negeri
ini, contohnya saja para guru yang memberikan bocoran dalam Ujian Akhir
Nasional, itu adalah pelanggaran besar karena dapat berpengaruh pada “nilai
pembelajaran” seorang guru pada murid.Tidak aneh jika negeri kita ini miskin
nilai, karena guru tdak mendidik tetapi “hanya mengajar”.
Kesimpulannya adalah mengajar hanya sebatas
penyampaian materi tanpa “peduli” karakter-karakter siswa yang terpenting
adalah bagaimana dia menyampaikan pengetahuan yang ia miliki. Sedangkan mendidik
adalah di samping guru menyampaikan pengetahun, ia juga mendekatkan murid-murid
dengan memahami karakter semua murid agar mereka merasa nyaman belajar bersamanya
sehingga dengan mudah guru mengajak murid untuk belajar dan meneladani
sikap-sikap baik yang ada pada guru. Maka dengan ini akan tertanam pembelajaran
nilai.
Kedudukan seorang guru dalam sebuah sekolah
adalah manager of learning (pengelola belajar) yang perlu
senantiasa siap membimbing dan membantu para siswa dalam
menempuh perjalanan menuju kedewasaan mereka sendiri yang utuh dan menyeluruh,
pupuh & sobri (2007:8)Jadi, berkembangnya seorang murid itu sangat
bergantung pada kretifitas guru, selain sebagai panutan guru juga adalah
motivator.

Sangat bermanfaat
BalasHapus