Artikel


Mengenali Potensi Diri


Hasil gambar untuk gambar potensi diri

Setiap orang diciptakan oleh Tuhan diberi kelebihan yang banyak, untuk itu perlu sekali kita mensyukurinya yaitu dengan memanfaatkan semua yang ada dalam diri kita untuk dapat dikembangkannya yang berupa Potensi. Dengan memiliki potensi dalam dirinya  manusia selalu berusaha untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Potensi sangat berkaitan dengan hakikat manusia yaitu sebagai mahluk sosial, sebagai mahluk berpotensi yang merupakan anugerah dan rahmat yang memiliki nilai lebih bila dibandingkan makhluk lainnya.
Setiap individu sangat mendambakan untuk mampu mengembangkan potensi yang dimilikinya. Kemampuan seseorang untuk mengembangkan potensi dirinya secara efektif sangat tergantung kepada motivasi yang dimiliki oleh individu tersebut.
            Secara harfiah, kata potensi berasal dari bahasa Inggris to potent yang berarti keras atau kuat. Budianto (2004) mengartikan potensi berarti kemampuan ,kekuatan daya baik yang belum terwujud maupun yang sudah terwjud  tetapi belum optimal. Dalam kamus bahasa Indonesia dikemukakan bahwa potensi adalah kemampuan-kemampuan atau kualitas-kualitas yang dimiliki seseorang namun belum dipergunakan secara maksimal. Sedangkan menurut Buchori Zainun seebagaimana di kutip Budianto (2004), potensi adalah daya. Daya tersebut bisa bersifat positif yang berupa power (kekuatan) dan bersifat negatif atau kelemahan (weakness). Contoh potensi manusia antara lain : Kejujuran, Ketegasan, Kematangan, Kedewasaan, Kecerdasan, Kebijakan, Kebenaran, dll.
Potensi manusia itu pada dasarnya sangat luar biasa, mungkin dapat diibaratkan seperti air laut, semakin didayagunakan justru tidak semakin habis melainkan semakin berkembang. Dan juga potensi diri dapat diibaratkan seperti tubuh (fisik) kita, semakin didayagunakan justru semakin kokoh. Sebaliknya semakin tidak didayagunakan justru akan semakin tidak berdaya. Potensi diri  adalah kemampuan, kekuatan yang terpendam pada diri setiap individu (pribadi), baik yang belum terwujud maupun sudah terwujud tetapi belum sepenuhnya terlihat atau dipergunakan secara maksimal terkadang membutuhkan waktu yang lama untuk mengetahui potensi diri individu.
Secara umum, potensi dapat diklasifikasikan sebagai berikut. Kemampuan dasar, seperti tingkat intelegensi, kemampuan abstraksi, logika dan daya tangkap. Etos kerja, seperti ketekunan, ketelitian, efisiensi kerja dan daya tahan terhadap tekanan. Kepribadian, yaitu pola menyeluruh semua kemampuan, perbuatan, serta kebiasaan seseorang, baik jasmaniah, rohaniah, emosional maupun sosial yang ditata dalam cara khas di bawah aneka pengaruh luar.
Seseorang tidak akan mampu mengubah keadaan diri sendiri selama tidak mengerti, tidak mengenali, dan tidak mencintai potensi dirinya sendiri. Untuk itu dibutuhkan keberanian dan kemauan untuk menggali potensi-potensi yang dimiliki sebagai langkah awal untuk mengenali semua potensi yang ada.
Beberapa manfaat yang dapat diperoleh dengan memahami diri sendiri, antara lain :
·        Meningkatkan perhatian pada masalah-masalah yang realistis dan mengarahkan diri pada tingkatan konkret
·         Mengembangka kemampuan berpikir dan membebaskan pikiran
·         Menguatkan rasa tanggung jawab terhadap masalah untuk mencari solusi terbaik
·         Mengasah pemikiran agar tidak stagnan karena factor kebiasaan
·         Mengasah kemampuan, mencermati berbagai pendapat dan pemikiran orang.
Oleh karena itu, manusia perlu memanfaatkan dan mengaktualisasikan diri semaksimal mungkin dalam kehidupannya, melalui berbagai potensi yang ada pada dirinya. Potensi diri secara utuh merupakan rangkaian keseluruhan badan atau tubuh sebagai suatu system yang sempurna dan paling sempurna apabila dibandingkan dengan makhluk lainnya. Sedangkan potensi yang telah ada pada diri manusia berada pada akal pikiran (otak), hati, dan indra. So, mulailah dari sekarang meraba-raba potensi diri lebih dalam untuk meraih harapan yang terbungkus angan-angan agar tiada menyesal di akhirnya.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Contoh Essay

Contoh Surat Lamaran Pekerjaan